STROKE DAN PENYAKIT PEMBULUH DARAH

Kesehatan pembuluh darah sangat memegang peranan penting dalam hubungannya dengan terjadinya serangan stroke, peningkatan kwalitas hidup penderita stroke pasca mendapat serangan dan pencegahan serangan stroke susulan. Tetapi dengan berkembangnya penyakit baru di Indonesia yaitu Penyakit Peradaban Serba Instan maka hal ini sangat sulit untuk kita lakukan. Lakukan pencegahan stroke dan penyakit pembuluh darah hanya dengan biaya mulai dari Rp. 100.000 per bulan untuk mendapatkan herbal rebus NagaVit Label Biru.

Kesulitan-kesulitan ini dapat terjadi karena:

  1. Keengganan kita untuk mengenali diri kita sendiri dari sisi fisik terutama tentang hal-hal yang tersembunyi di dalam tubuh kita.
  2. Sistim pendidikan kita yang kurang mendukung upaya-upaya pengenalan diri sendiri sehingga bagai orang-orang yang hendak belajar harus pintar-pintar mencari bahan-bahan belajar dan nara sumber.
  3. Kita mempunyai pembuluh darah tetapi kita tidak hendak mempelajari hal-hal yang praktis tentang pembuluh darah dan bagaimana menjaga kesehatannya. 
  4. Kita mempunyai jantung tetapi kita tidak hendak mempelajari hal-hal yang praktis tentang jantung dan bagaimana menjaga kesehatannya.  
  5. Kita mempunyai hati tetapi kita tidak hendak mempelajari hal-hal yang praktis tentang hati dan bagaimana menjaga kesehatannya.
  6. Wanita mempunyai ovarium dan rahim tetapi kita tidak hendak mempelajari hal-hal yang praktis tentang ovarium dan rahim dan bagaimana menjaga kesehatannya.
  7. Kita mempunyai otak tetapi kita tidak hendak mempelajari hal-hal yang praktis tentang otak dan bagaimana menjaga kesehatannya.
  8. Kita sering mendengar dan membaca tentang effek samping penggunaan obat-obatan tetapi kita tidak hendak belajar untuk mencari dan menciptakan penggantinya.
  9. Kita sering mendengar dan membaca tentang makanan dan minuman yang tidak aman untuk kesehatan tetapi kita tidak hendak belajar untuk mendalaminya, dan menciptakan produk makanan yang aman untuk diri kita sendiri. 
  10. Dll..

PENYAKIT PEMBULUH DARAH

Stroke merupakan salah akibat yang terjadi karena penyakit pembuluh darah. Stroke dapat terjadi karena kelainan pembuluh darah dalam bentuk penyakit:

  1. Penyakit Karotoid Arteri atau Carotid Artery Disease

Penyakit Karotoid Disease disebut juga Stenosis Arteri, yaitu penyempitan arteri karotoid, dua pembuluh darah utama di leher yang membawa darah ke otak. Usia tua, gaya hidup yang tidak sehat, dan penanganan faktor-faktor resiko stroke secara tidak effektif dapat menyebabkan hal ini. Plak, sering disebabkan oleh tumpukan kolesterol dan bahan-bahan berlemak lainnya dapat menyebabkan penyempitan – dan dalam beberapa kasus – penyumbatan total pada salah satu pembuluh darah arteri. Penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah arteri dapat menyebabkan stroke. Jika terjadi Carotoid Artery Disease maka penanganan medik yang dilakukan biasanya penggunaan obat-obatan dan operasi penangkatan pembuluh darah tersebut.

  1. Aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah)

Aterosklerosis adalah penumpukan plak yang terjadi secara terus-menerus – deposit-deposit berlemak dan sel-sel lain – di dalam dinding-dinding pembuluh darah arteri. Penumpukan plak ini dapat menyumbat pembuluh darah arteri dan menutup aliran darah ke otak atau ke bagian-bagian tubuh lainnya, kondisi yang membuat seseorang lebih beresiko terhadap stroke, kehilangan pasokan darah, atau penyakit jantung.  Stroke terjadi jika terdapat penyempitan dan pengerasan pembuluh darah di dalam kepala otak. Stroke yang terjadi karena Carotoid Artery Disease juga dinamakan stroke kecil atau stroke ringan. Penanganan  medik yang dilakukan biasanya penggunaan obat-obatan seperti obat pengencer darah.

 Berikut ini adalah beberapa penyakit pembuluh darah yang lain yang perlu kita kenali.  

  1. Abdominal Aortic Aneurysm (AAA)

Adalah kelainan pembuluh darah karena terjadi pelemahan pembuluh darah secara terus-menerus sehingga pembuluh darah berbentuk seperti balon.

  1. Aortic Dissection

Penyakit ini menimpa aorta yang merupakan pembuluh darah arteri yang paling besar yang membawa darah yang kaya ogsigen dari jantung menuju seluruh bagian tubuh lainnya. Ini terjadi ketika lapisan dalam aorta terkelupas atau terpisah dari lapisan aorta berikutnya. Penyakit ini merupakan gangguan serius pembuluh darah karena dapat mengurangi pasokan darah secara sangat serius pembuluh-pembuluh darah arteri di ginjal, usus, otak, tangan, lengan atau kaki. Dan dapat juga menyebabkan serangan jantung, perdarahan di jantung, kehilangan kesadaran atau bahkan kematian.

  1. Buerger’s Disease

Penyakit ini juga dikenal dengan nama Thromboangiitis Obliterans, yaitu peradangan pada dinding pembuluh darah arteri yang diikuti oleh pengerasan darah pada pembuluh-pembuluh darah arteri kecil atau menengah di tangan atau kaki sehingga pembuluh darah tersebut tersumbat. Kondisi ini membuat kaki dan lengan terasa sakit, muncul luka atau ulkus yang tidak sembuh-sembuh.

  1. Critical Limb Ischemia (CLI)

Adalah penyakit pembuluh darah yang terjadi karena penyumbatan berat di dalam pembuluh darah arteri yang secara sangat serius mengurangi aliran darah ke tangan, kaki dan lengan, dan telah menjalar ke titik-titik dengan rasa sakit yang sangat dan ke luka kronis dan ulkus.

  1. Chronic Venous Insufficiency (CVI)

Penyebab utama nyeri kaki dan cekot-cekot yang secara umum disebabkan oleh varises vena.

  1. Pembentukan pembuluh darah yang tidak sempurna
  1. Deep Vein Thrombosis (DVT)

Yaitu penyakit pembuluh darah yang terjadi karena adanya pembekuan darah di dalam vena-vena besar di wilayah kaki atau pinggul. Penyakit ini juga dapat menyebar ke pembuluh darah arteri di paru-paru sehingga terjadi Pulmonary Embolism, suatu kondisi fatal jika tidak segera ditangani dengan baik.

  1. Fibromuscular Dysplasia

Yaitu penyempitan pembuluh darah arteri yang terjadi karena kelainan perkembangan sel-sel  arteri.  Kondisi ini paling sering terjadi di arteri ginjal, leher, hati, limpa, dan usus.

  1. Lymphedema

Penyakit ini berhubungan dengan terjadinya penumpukan cairan limpa dalam jumlah yang terlalu banyak, yang dapat menimbulkan rasa sakit di kaki atau lengan.

  1. Mesentric Artery Disease

Yaitu pengerasan pembuluh darah arteri yang membawa pasokan oksigen ke usus.

  1. Peripheral Artery Disease

Penyakit yang terjadi ketika arteri di wilayah kaki menyempit dan tersumbat oleh bahan-bahan berlemak atau oleh plak. Pembangunan plak membuat arteri mengeras dan menyempit sehingga aliran darah ke kaki berkurang.

  1. Pulmonary Embolism

Penyakit penggumpalan darah di dalam arteri paru-paru. Darah yang menggumpal di vena kaki, pinggul, atau lengan terlepas dari dinsing vena dan bergerak melalui jantung masuk ke dalam paru paru.

  1. Portal Hypertension

Adalah hipertensi pada portal vena di organ hati. Ini dapat terjadi karena pengerasan hati, penggumpalan darah di dalam vena portal, dan penggumpalan darah di dalam vena hati. 

  1. Post-Thrombotic Syndrome

Merupakan kebalikan dari penyakit Deep Venous Trombosis (DVT). Penyakit ini dapat menyebabkan terjadinya luka kronis, dan ulkus yang tidak sembuh-sembuh. Ini terjadi karena katup-katup di dalam vena dirusak oleh pengerasan darah atau oleh radang yang terjadi di sekitarnya. Ini menyebabkan aliran balik darah dari vena kaki ke jantung terhambat sehingga menyebabkan tekanan pada pembuluh darah di kaki.

  1. Raynaud’s Disease

Yaitu kondisi dimana arteri di jari-jari dan tumit tiba-tiba menyempit  sebagai respons terhadap suhu dingin sehingga kulit dapat menjadi putih, biru, atau merah.

  1. Renovascular Hypertension (RAS)

Yaitu tekanan darah tinggi yang terjadi karena penyempitan atau penyumbatan sebagian pada pembuluh darah arteri yang membawa pasokan darah ke ginjal. Hipertensi ini merupakan hipertensi yang paling kecil yaitu sekitar 10%, dan dinamakan hipertensi sekunder. Hipertensi primer adalah hipertensi umum yang dapat terjasdi karena alasan medik yang tidak jelas (kata situs ini).

  1. Thoratic Aortic Aneurysm

Yaitu pembesaran ukuran aorta dari ukuran yang sebenarnya di wilayah dada atau perut.

  1. Thrombophilla

Yaitu suatu kondisi kelainan bawaan atau bukan bawaan yang dapat meningkatkan resiko seseorang  untuk menderita trombosis atau penggumpalan darah abnormal. 

  1. Varises Vena
  1. Vasculitis

Yaitu radang dinding pembuluh darah, saluran yang membawa darah. Peradangan ini terjadi pada dinding pembuluh darah arteri, vena dan kapiler dalam segala ukuran.  Peradangan ini dapat menyebabkan penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah; pelemahan dinding pembuluh darah yang dapat menyebabkan perdarahan, bagian-bagian tertentu tubuh menderita ischemia (kekurangan oksigen) yang dapat menyebabkan kerusakan karena kehilangan fungsi organ tubuh atau bahkan kematian jika yang rusak tersebut adalah organ penting. Vasculitis dapat tejadi karena faktor bawaan, infeksi mikroorganisme, keracunan obat, kanker, lupus, dan rheumatoid arthritis. 

KESIMPULAN

Penyakit-penyakit pembuluh darah bukanlah penyakit yang terjadi dengan sendirinya tetapi ada penyebab yang melatarbelakanginya. Oleh karena itu untuk mengatasi penyakit-penyakit pembuluh darah maka kita harus dapat mengatasi penyebab-penyebabnya.   


Galih kayu sepang Sumbawa

Herbal NagaVit Label Biru, penceahan rutin penyakit-penyakit pembuluh darah


Disclaimer:

Artikel tentang stroke dan penyakit berasal dari sumber-sumber terpercaya yang ditulis oleh para pakar dari berbagai disiplin ilmu kedokteran, dan artikel ini ditunjukkan sebagai bacaan saja. Sedangkan metode penyembuhan penyakit merupakan metode yang dibangun dan dikembangkan berdasarkan ilmu pengetahuan dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan didukung oleh adanya fakta-fakta kesembuhan (evidences). Metode ini hanya berfungsi sebagai bahan pertimbangan atau opsi untuk pemulihan kesehatan dari stroke dan penyakit, Tidak untuk dipertentangkan atau dibenturkan dengan sistem pelayanan kesehatan Indonesia dibawah dominasi kedokteran medik allopati bersama dokter-dokter medik. 

 

Konsultasi: Silahkan hubungi Spanaturo

Sumber: www.vasculardisease.org