PENYEMPITAN SALURAN DARAH

Penyempitan pembuluh darah atau penyakit karotoid arteri (Carotid Artery Disease) atau juga stenosis arteri merupakan penyempitan pembuluh darah arteri karotoid, dua pembuluh darah utama di leher yang membawa darah ke otak. Usia tua, gaya hidup yang tidak sehat, dan penanganan faktor-faktor resiko stroke secara tidak effektif dapat menyebabkan hal ini.

Plak yang menimbulkan saluran darah menyempit sering disebabkan oleh tumpukan kolesterol dan bahan-bahan berlemak lainnya. Dalam beberapa kasus plak ini dapat menimbulkan penyumbatan total pada salah satu pembuluh darah arteri. Penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah arteri dapat menyebabkan serangan stroke. Jika terjadi Carotoid Artery Disease maka penanganan medik yang dilakukan biasanya penggunaan obat-obatan dan operasi penangkatan pembuluh darah tersebut.

PENANGANAN MEDIK

Penanganan secara medik konvensional yaitu penanganan yang tertuju kepada penanganan gejala-gejala penyakit  yang dapat dalam bentuk:

  1. Penggunaan obat pengencer darah.
  2. Operasi.  

Disamping itu penanganan yang berorientasi kepada penyembuhan secara aman tanpa menimbulkan resiko penyakit pembuluh darah baru dapat dilakukan oleh dokter naturopati, dokter chiropractic, dokter DOM, dokter ayurveda dan dokter medik yang tidak menggunakan cara-cara kedokteran allopati medik. Tetapi sayang keberadaan pelayanan kesehatan pembuluh darah oleh dokter-dokter non medik konvensional belum menjadi arus utama layanan kesehatan di Indonesia. Oleh karena itu pertimbangan penyehatan penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah dapat dilakukan bersama kami Rass & Spanaturo.

PENYEBAB DAN SOLUSI ALAMI

Untuk dapat menyiapkan solusi pemulihan kesehatan pembuluh darah, maka kita perlu mengetahui dulu penyebab kelainan pembuluh darah tersebut. Dr. Houston, Professor Penyakit Jantung dan Hipertensi Amerika Serikat menyatakan bahwa kelainan pembuluh darah dapat terjadi karena:

  1. Kerusakan yang terjadi pada dinding-dinding dalam (endhotelium) pembuluh darah, atau endhotelial dysfunction.
  2. Kerusakan ini terjadi karena substansi-substansi berbahaya yang dibawa oleh darah melalui pembuluh darah (kimia darah tidak sehat).
  3. Darah dengan kimia darah tidak sehat dapat lolos masuk ke pembuluh darah karena fungsi pembersihan darah oleh organ hati tidak berjalan dengan baik, atau dengan kata lain telah terjadi penurunan fungsi organ hati.
  4. Dokter Sandara Cabot, spesialis ginekologi dan Liver Doctor dari Australia selanjutnya menyatakan bahwa penurunan fungsi organ hati dapat terjadi karena faktor psikologis, faktor lingkungan di dalam diri sendiri dan diluar diri sendiri yang tidak sehat,  faktor makanan dan minuman, infeksi mikroorganisme, faktor bawaan atau genetika, pola hidup, alkohol,  penggunaan obat-obatan dan antiobitik, penyakit-penyakit tertentu, dan pengobatan medik terhadap penyakit-penyakit tertentu seperti diabetes, hipertensi, dll. (medication-related diseases).
  5. Dokter Robert Lee, ahli kanker dari Amerika Serikat selanjutnya mengatakan bahwa penurunan fungsi hati sekitar 70 persen disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat. Pemulihan fungsi hati dengan mengatur makanan yang sehat sangat penting karena pada saat yang sama kita secara otomatis menjaga kwalitas kimia darah dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari.
  6. Dalam sebagian kecil kasus, penyakit pembuluh darah terjadi karena gangguan pada ginjal.
  7. Gangguan kesehatan ovarium pada perempuan yang belum menopause.
  8. Operasi pengangkatan rahim dan ovarium pada perempuan menopasue.  

SOLUSI ALAMI

Dengan mengetahui penyebab kelainan pembuluh darah tersebut maka kita bisa berpikir lebih kepada penemuan tentang tata cara untuk mengatasinya melalui upaya-upaya:

  1. Penyelesaian penyebab-penyebab gangguan anatomiknya (hati, ginjal, ovarium, dan rahim).
  2. Penanganan penyakit-penyakit lain secara bijaksana dan aman yang tidak membuat penyakit-peyakit tersebut semakin memburuk dan tidak menyebabkan munculnya penyakit-penyakit baru akibat medikasi pengobatan.
  3. Menjaga kwalitas kimia dan hematologi darah.  

Untuk itu kami Rass & Spanaturo telah menggunakan pendekatan-pendekatan terpadu yang sudah diatur di dalam Protokol Medoras (ProMeds) yang dibangun berdasarkan ilmu pengetahuan dalam bidang:

  1. Anatomi manusia.
  2. Anatomi penyakit.
  3. Psikologi kesehatan.
  4. Pola hidup.
  5. Nutrisi dan keamanan pangan.
  6. Farmakologi tumbuh-tumbuhan.

Pendekatan-pendekatan terpadu ini menggunakan:

  1. Pendekatan psikologi kesehatan.
  2. Perubahan pola hidup.
  3. Makanan sehat dan menyehatkan.  
  4. Ramuan obat herbal murni organik analitik untuk direbus dan diminum sesuai petunjuk. Ramuan analitik ini disusun sesuai dengan Peta Penyakit pada masing-masing individu.  Untuk itu konsultasi dibutuhkan yang perlu didukung dengan data-data medis. 

CARA KERJA

Tiap metode pendekatan bekerja dengan cara:

  1. Secara psikologis memperkuat individu dan keluarganya untuk pulih dengan membangun kekuatan spiritual.
  2. Perbaikan pola hidup membantu mempercepat proses pemulihan.
  3. Makanan sehat dan tepat bertujuan untuk menghentikan pasokan makanan dan minuman tidak sehat masuk ke dalam tubuh.
  4. Ramuan racikan dengan berbagai senyawa biokimia bertugas merubah substansi-substansi berbahaya yang diikat oleh lemak supaya bisa larut di dalam air untuk selanjutnya secara perlahan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui jalur pembuangan tubuh. Semakin sering ini dilakukan maka pada saatnya nanti hati akan melakukan regenerasi sel.  
  5. Ramuan racikan bekerja dengan cara meningkat suhu darah sehingga darah yang hangat dapat membuat pembuluh darah memuai. Pemuaian membuat pembuluh darah bergerak dan bergerak sehingga terbentuk elastisitas. Semakin sering ini dilakukan maka pembuluh darah di seluruh tubuh akan semakin elatis.
  6. Akhirnya hati, ginjal, ovarium, dan pembuluh darah dapat kembali sehat.

Untuk menjaga kesehatan pembuluh darah secara langsung maka (Russell L. Blaylock, M.D., 1997):

  • Buatlah pembuluh darah selalu bergerak elastis.
  • Supaya selalu dapat bergerak elastis, lakukan pemanasan terhadap pembuluh darah dengan cara yang aman.


Disclaimer:

Artikel tentang stroke dan penyakit berasal dari sumber-sumber terpercaya yang ditulis oleh para pakar dari berbagai disiplin ilmu kedokteran, dan artikel ini ditunjukkan sebagai bacaan saja. Sedangkan metode penyembuhan penyakit merupakan metode yang dibangun dan dikembangkan berdasarkan ilmu pengetahuan dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan didukung oleh adanya fakta-fakta kesembuhan (evidences). Metode ini hanya berfungsi sebagai bahan pertimbangan atau opsi untuk pemulihan kesehatan dari stroke dan penyakit, Tidak untuk dipertentangkan atau dibenturkan dengan sistem pelayanan kesehatan Indonesia dibawah dominasi kedokteran medik allopati bersama dokter-dokter medik.   

Konsultasi: Silahkan hubungi Spanaturo