SINDROM ADDISON DAN PENYAKIT SYARAF OTAK

Ketika topi ginjal yaitu organ penghasil berbagai hormon penting yang melekat di bagian atas kedua organ ginjal mengalami gangguan kesehatan maka tubuh akan mengalami gangguan pasokan hormon-hormon tertentu yang dapat membuat kesehatan syaraf-syaraf pusat di otak tidak dapat bekerja dengan baik di dalam mengontrol tubuh. Ketika hormon-hormon tertentu tidak cukup dapat diproduksi oleh organ andrenal maka dapat menimbulkan Sindrom Addison dan Cush Sindrom. Sindrom Addison ini pernah diderita oleh pemuda Nizar (30 tahun) di Lombok Timur (2015) yang telah membuat semua tubuhnya lumpuh total dari leher sampai jari-jari kakinya. Dokter di rumah sakit yang merawatnya menduga ada masalah dengan pembuluh darah otak atau tulang belakang. Tetapi setelah dilakukan MRI dan Scan tulang belakang, tidak ada ditemukan penyumbatan pembuluh darah otak, tidak ada syaraf tulang belakang yang terjepit dan tidak ada ruas tulang belakang yang mengalami pengeroposan.


PEMBERIAN SOLUSI

Perawatan selama satu minggu di rumah sakit tidak memberikan solusi pada Pak Nizar. Akhirnya keluar meminta surat rujukan untuk berobat lanjut ke Surabaya. Permintaan ini hanya sebuah taktik untuk segera dapat keluar dari rumah sakit guna melanjutkan perawatan mandiri di rumahnya sendiri bersama Rass & Spanaturo. Perawatan mandiri berlangsung selama 30 hari berturut-turut sejak 24 Februari 2015. 

Perkembangan Perawatan

Sejak hari kedua perawatan sudah menunjukkan hasil-hasil positif seperti bengkak di kaki berkurang, tangan dan jari-jari mulai bisa digerakkan. Pada hari kedua Pak Nizar sudah mulai belajar merangkak, berdiri dan berjalan secara perlahan-lahan. Setelah perawatan rampung selama 30 hari, Pak Nizar dapat kembali beraktivitas normal. Tanggal 2 Mei 2015, Pak Nizar melangsungkan pernikahan.

APA YANG TELAH DILAKUKAN

Untuk dapat pulih dari penyakitnya Pak Nizar kami berikan:

  • Terapi psikologis yang menjelaskan tentang penyakitnya secara utuh dan penyebab-penyebabnya sehingga penyebab-penyebab itu dapat dihindari.
  • Terapi makanan minuman sehat yang harus dijalani selama 30 hari, dan selanjutnya untuk disikapi secara bijaksana.
  • Ramuan obat herbal untuk diminum air rebusannya selama 30 hari, minum 3x sehari masing-masing 220 ml.

Formula Ramuan

Ramuan obat herbal rebus untuk Pak Nizar merupakan ramuan herbal formula grade B yang terdiri dari 12 bahan sebanyak 30 bungkus. 1 bungkus untuk dikonsumsi satu hari. Bahan ramuan terdiri dari:

  • Bahan 1            10 gr
  • Bahan 2            15 gr
  • Bahan 3            15 gr
  • Bahan 4            10 gr
  • Bahan 5            10 gr
  • Bahan 6            5 gr
  • Bahan 7            5 gr
  • Bahan 8            7 gr
  • Bahan 9            20 gr
  • Bahan 10          20 gr
  • Bahan 11          10 gr
  • Bahan 12          20 gr

Total: 145 gram kering


RAMUAN HERBAL PENCEGAHAN  

Ramuan berasal dari ramuan NagaVit Label Merah setelah mengalami perubahan dosis, tata cara perebusan dan tata cara minum dapat digunakan untuk mencegah gangguan syaraf otak karena gangguan pada kelenjar andrenal. 

Komposisi Utama:

  • Kayu kuku naga (Uncaria tomentosa)
  • Kayu mea (Hiptage benghalinsis)
  • Kayu ksela (Entada scandens)
  • Kayu sepang (Caesalpinia sappan)
  • Temulawak putih (Curcuma zedoaria)
  • Lengkuwas (Alpinia galanga)

Berat bersih: 140 gram  (setara 280 kapsul obat herbal biasa)

Bagian-bagian tertentu yang dipakai dari bahan-bahan tersebut dengan dosis yang tepat membuat NagaVit Label Biru dapat dipergunakan untuk pencegahan stroke pada penderita diabe

Tata Cara Konsumsi  

Di dalam tiap-tiap 1 bungkus besar terdapat 4 bungkus kecil. 4 bungkus kecil untuk dikonsumsi 3 hari.

Hari 1: Rebus 2 bungkus kecil sesuai petunjuk. Simpan ampasnya.

Hari 2: Rebus 2 bungkus kecil yang masih tersisa sesuai petunjuk. Simpan ampasnya.

Hari 3: Campurkan semua ampas ramuan, lalu rebus sesuai petunjuk.  

Persiapan Perebusan:

  • Gunakan gelas ukuran 220 ml untuk menakar air untuk merebus. Bisa gunakan gelas plastik air minum meineral atau cangkir teh.
  • Jangan gunakan panci alumunium, besi atau tembaga untuk merebus.
  • Jangan simpan air rebusan di dalam lemari pendingin.

Hari 1:

Masukkan 2 bungkus kecil ramuan ke dalam panci, tuangkan air 8 (delapan) gelas, lalu rebus dengan api secukupnya hingga air rebusan tersisa kira-kira 3 (tiga) gelas. Dinginkan dan minum 3x sehari: pagi, siang, dan sore masing-masing satu gelas. Saring air ramuan dengan saringan teh, minum ramuan beberapa saat setelah makan. Jangan minum ramuan dalam kondisi perut kosong sama sekali. Simpan ampas ramuan di dalam kulkas atau diangin-anginkan karena akan direbus lagi pada hari ketiga.

Hari 2:

Rebus 2 bungkus ramuan yang masih tersisa dengan cara yang sama, dan minum dengan cara yang sama. Simpan ampas ramuan di dalam kulkas atau diangin-anginkan karena akan direbus lagi pada hari ketiga.

Hari 3:

Campur ampas dari hari 1 dengan ampas dari hari 2. Rebus dengan air 10 (sepuluh) gelas hingga tersisa 3 (tiga) gelas. Saring, dinginkan dan minum dengan cara yang sama. Buang ampasnya karena sudah tidak dapat direbus lagi.

PAKET PEMBELIAN  

Ramuan ini dibuat dalam bentuk paket. Satu paket terdiri dari 5 bungkus untuk dikonsumsi selama 15 hari berturut-turut.


BERTEMU PAK IPENG

Bagaimana rasanya kena stroke di usia muda,  titik-titik pengambilan keputusan penting untuk segera meninggalkan pengobatan medis medikasi, rasa kehilangan kepercayaan diri akan kesembuhan, dan proses pemulihan yang sudah dilalui bersama Rass & Spanaturo,  silahkan bicara langsung.

Hubungi HP/WA: 081803615946.

Disclaimer:

Artikel tentang stroke dan penyakit berasal dari sumber-sumber terpercaya yang ditulis oleh para pakar dari berbagai disiplin ilmu kedokteran, dan artikel ini ditunjukkan sebagai bacaan saja. Sedangkan metode penyembuhan penyakit merupakan metode yang dibangun dan dikembangkan berdasarkan ilmu pengetahuan dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan didukung oleh adanya fakta-fakta kesembuhan (evidences). Metode ini hanya berfungsi sebagai bahan pertimbangan atau opsi untuk pemulihan kesehatan dari stroke dan penyakit, Tidak untuk dipertentangkan atau dibenturkan dengan sistem pelayanan kesehatan Indonesia dibawah dominasi kedokteran medik allopati bersama dokter-dokter medik.   

Konsultasi: Silahkan hubungi Spanaturo